Diposting oleh:

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Terapkan Protokol Kesehatan, STAINU Tasikmalaya Gelar Sidang Skripsi Tatap Muka

stainutasik.ac.id – Di tengah pandemi Covid-19, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU) Tasikmalaya menggelar ujian skripsi secara tatap muka atau luring (luar jaringan) pada Kamis (15/10). Meskipun ujian skripsi ini dilakukan tatap muka, STAINU Tasikmalaya tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 di masa adaptasi kebiasaan baru, sebagaimana diimbau oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

“Walaupun ujian langsung, kami tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19, seperti mencuci tangan, menjaga jarak, dan menggunakan masker”. Ujar Ketua STAINU Tasikmalaya Dr. H. Puad Hasim, M.Pd.

Ia melanjutkan, ini dilakukan sebagai bagian dari upaya memutus mata rantai penyebaran Covid-I9 di lingkungan STAINU Tasikmalaya. Ini juga diharapkan menjadi contoh bagi instansi pendidikan yang lain dalam menerapkan adaptasi kebiasaan baru.

Selain itu, ia mengatakan pertimbangan untuk mengadakan sidang skripsi langsung ini demi mengakomodir kepentingan mahasiswa yang berada di daerah terpencil. Beberapa mahasiswa yang berada di daerah terpencil, menurutnya akan kesulitan mengakses internet jika ujian skripsi dilakukan secara daring (dalam jaringan).

“Kami berkomitmen memberikan yang terbaik bagi mahasiswa kami, memudahkan mereka termasuk mengadakan ujian langsung bagi mahasiswa yang berada di daerah terpencil, namun tetap tidak melupakan protokol kesehatan,” ujar beliau.

Sejak tahun 2017, STAINU Tasikmalaya telah membiasakan diri untuk melaksanakan sidang skripsi secara terbuka. Ini dimaksudkan untuk selain  menguji materi skripsi juga untuk menguji mental mahasiswa bersangkutan agar mampu mempertanggungjawabkan hasil penelitiannya di depan banyak orang

Dalam ujian skripsi kali ini, sebanyak 17 orang telah diuji yang terdiri dari 15 mahasiswa Prodi Menejemen Pendidikan Islam (MPI) dan 2 mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI). Ujian ini merupakan ujian skripsi gelombang pertama bagi angkatan tahun 2017 yang seluruhnya berjumlah 62 mahasiswa (44 mahasiswa MPI dan 18 mahasiswa HKI).

Adapun jadwal ujian sidang skripsi berikutnya sebagaimana telah direncanakan kampus yakni gelombang ke-2 pada tanggal 24 Oktober dan gelombang ke-3 tanggal 31 Oktober 2020

“Kami berpesan kepada mereka bahwa ujian skripsi merupakan terminal terakhir dalam meraih gelar S1. Jangan berpikir ini semua berakhir secara akadamik. Kami yakin mereka punya peluang ke depan untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan S2 bahkan S3. Karena berdasarkan metodologi penelitian teknik penyusunan skripsi sudah baik dan benar,” tutur Puad Hasim.

Selain itu, seluruh jajaran STAINU Tasikmalaya mengucapkan selamat bagi mahasiswa-mahasiswa yang lulus pada sidang skripsi kali ini. Kritik dan masukan yang telah diberikan oleh penguji merupakan bentuk perbaikan bagi karya tulis skripsi mereka.

Berikut daftar nama mahasiswa yang telah dinyatakan lulus sidang skripsi gelombang pertama (Kamis, 15 Oktober 2020) STAINU Tasikmalaya

  1. Evi Sitti Nurnida, SH.
  2. Lilis, SH.
  3. Ai Nur Maulidah, S.Pd.
  4. Alisiya Solihah, S.Pd.
  5. Alit Dede Nasrudin, S.Pd.
  6. Anwar As-Sidiq, S.Pd.
  7. Diding Abdul Rohim, S.Pd.
  8. Ela Siti Komala, S.Pd.
  9. Eneng Bunga Fauziah, S.Pd.
  10. Habib Qosim Nurwahab, S.Pd.
  11. Nunung Siti Nurhasanah, S.Pd.
  12. Rahmat Solahudin Al-Anshori, S.Pd.
  13. Siska Auliah Rohmah, S.Pd.
  14. Urpah Hidayah, S.Pd.
  15. Usup Supian, S.Pd.
  16. Yogi Lesmana, S.Pd
  17. Aris Ramdan, S.Pd
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on telegram
Share on twitter

Berikan komentar

Coming Soon

Kami selalu bekerja keras untuk setiap pembaharuan sistem digital kampus STAINU Tasikmalaya. Dukung dan berilah masukan...

Kritik dan saran